pencak silat
PENCAK SILAT
Pengertian
Pencak silat adalah seni bela diri tradisional khas Indonesia yang mana sudah di pertandingkan di tingkat Nasional maupun Internasional. Unsur Unsur untuk membela diri yaitu menggunakan kuda kuda, pukulan, tendangan dan lain lain. Pencak silat berasal dari 2 unsur kata yaitu pencak dan silat. Pencak bermakna seni bela diri, sedangkan silat merupakan gerakan menghindar dari serangan lawan. Apabila digabungkan antara kata pencak dan silat mKa dapat dipakai seni beladiri untuk menghindari serangan lawan.
Hal tersebut senada dengan pendapat para ahli Sucipto (2007: 10) yang mengemukakan bahwa : "Pencak silat merupakan ilmu bela diri warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia untuk mempertahankan kehidupannya, manusia selalu membela diri dari ancaman alam, binatang, maupun sesamanya yang dianggap mengancam integritasnya". Lebih lanjut Abdul Syukur (2011:02) memberikan pengertian sebagai berikut : "Pencak silat adalah gerakan langkah keindahan dengan menghindar yang disertakan gerakan berunsur komedi". Selanjutnya Atok Iskandar (1997:35) mengemukakan bahwa : "Silat merupakan gerak serang bela yang erat hubungannya dengan rohani".
Sejarah Pencak Silat
Pencak silat Indonesia sudah ada sejak abad ke 7 asal mula ilmu bela diri ini di nusantara ini kemungkinan juga berkembang dari keterampilan suku-suku asli Indonesia berburu dan berperang dengan menggunakan parang, perisai, dan tombak, misalnya seperti dalam tradisi suku Nias yang hingga abad ke-20 relatif tidak tersentuh pengaruh luar,Mereka menciptakan bela diri dengan menirukan gerakan binatang yang ada di alam sekitar, seperti gerakan kera,harimau, ular, atau burung elang.
Tradisi silat diturunkan secara lisan dan menyebar dari mulut ke mulut, diajarkan dari guru ke murid, sehingga catatan tertulis mengenai asal mula silat sulit ditemukan. Sejarah silat dikisahkan melalui legenda yang beragam dari satu daerah ke daerah lain,perkembangan silat secara historis mulai tercatat ketika penyebarannya banyak dipengaruhi oleh kaum penyebar agama Islam pada abad ke-14 di Nusantara. Kala itu pencak silat diajarkan bersama-sama dengan pelajaran agama di surau atau pesantren Silat menjadi bagian dari latihan spiritual.
Aliran Aliran Pencak Silat
Di indonesia banyak sekali aliran aliran dalam pencak silat,dengan banyak nya aliran Pencak Silat menunjukkan kekayaan budaya masyarakat kita Indonesia dengan nilai nilai ada di dalam nya,berikut beberapa aliran dalam Pencak Silat
1. Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Aliran pencak silat ini didirikan tahun 1903 oleh Ki Ngabehi Soeromihardjo atau yang dikenal dengan Eyang Suro dengan nama Djojo Gendilo Tjipto.
2. Pencak Silat Pagar Nusa
Sejak dahulu di lingkungan pesantren Nahdlatul Ulama (NU), terdapat banyak aliran silat. Keberagaman tersebut membuat dibentuknya Pagar Nusa sebagai wadah perkumpulan pencak silat di bawah NU tahun 1986.
3. Pencak Silat Perisai Diri
Perisai Diri didirikan 2 Juli 1955 di Surabaya oleh RM Soebandiman Dirdjoatmodjo, putra bangsawan Keraton Paku Alam.
4. Pencak Silat Merpati Putih
Merpati putih didirikan oleh Purwoto Hadi Purnomo kerap di panggil (Mas Poeng) dan Budi sentoso Hadi Purnomo (Mas Budi) pada tahun 2 April 1963,Yogyakarta.
5. Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah
Tapak Suci adalah bela diri yang berada di bawah naungan Muhammadiyah. Tapak Suci adalah organisasi otonom Persyarikatan Muhammadiyah yang berdasarkan akidah Islam dan senantiasa mengajarkan tuntunan ajaran Islam dengan mengindahkan hukum-hukumnya dan melaksanakan ibadahnya,Pencak Silat Tapak Suci dirikan oleh Busyro Syuhada.
6.Pencak Silat Cimande
Pencak silat Cimande adalah bela diri yang berkembang dari Kampung Cimande, Caringin, Kabupaten Bogor. Pencak silat ini dipercaya dikembangkan oleh sosok bernama Abah Khaer.
Teknik Dasar Pencak silat
Di pencak silat sendiri ada beberapa teknik dasar yang harus di pelajari,berikut beberapa teknik dasar dalam pencak silat
1.Teknik Kuda Kuda
2.Teknik Sikap Pasang
3.Teknik Pola Langkah
4.Teknik Arah Delapan Penjuru Arah Angin
5. Teknik Pukulan
6.Teknik Tendangan
7.Teknik Tangkisan
8.Teknik Guntingan
9.Teknik Guncian
10.Teknik Sikap Berbaring